in

Corona Mewabah, Ratusan Warga Cimahi dan Tasikmalaya Tetap Jumatan

Ribuan masyarakat Kota Cimahi masih tetap memadati Masjid Agung Kota Cimahi, kendati ada imbauan untuk tidak melaksanakan salat Jumat selama 2 minggu ke depan akibat pandemi Covid-19.

Namun, DKM Masjid Agung Kota Cimahi melakukan antisipasi dengan tidak memasang karpet di bagian dalam masjid dan melakukan penyemprotan disinfektan sebelum salat dimulai.

Jemaah ibadah salat Jumat pun tak memberikan jarak pada setiap shaf salat sehingga tak terlihat ada yang terlalu berbeda dengan pelaksanaan salat Jumat pada waktu sebelum-sebelumnya.

Adzan berkumandang dari pengeras suara Masjid Agung Kota Cimahi sekitar pukul 12.00 WIB diiringi hujan deras yang mengguyur. Berdasarkan pantauan di dalam masjid, ada beberapa jemaah yang membawa sajadah masing-masing. Terlihat juga jemaah yang mengenakan masker.

Pukul 12.15, khatib mulai menyampaikan khutbahnya yang berisikan materi mengenai kasus Covid-19, diselipi dengan jumlah pasien positif di Jawa Barat, serta imbauan tak berkerumun selama pandemi Covid-19.

Khatib juga mengingatkan masyarakat senantiasa menjaga wudhu dan salat, sehingga kondisi tubuh tetap bersih sebagai upaya menghindarkan diri dari Covid-19.

Nur Aziz, salah seorang jemaah Salat Jumat, mengatakan tak ada yang berbeda pada pelaksanaan salat Jumat kali ini dengan yang sebelumnya, selain dari kondisi masjid yang terasa lebih lengang.

“Sama saja sebetulnya, paling yang berbeda itu lebih sepi karena anak sekolah nggak ada yang jumatan. Dan karpet masjidnya juga dilepas. Nggak perlu takut, tapi waspada saja,” kata Nur Aziz usai Salat Jumat.

Sementara Ketua DKM Masjid Agung Kota Cimahi, Dadan Darmawan, mengungkapkan untuk pekan ini pihaknya masih memfasilitasi Salat Jumat. Untuk pekan depan, masih melihat perkembangan dan kondisi pandemi covid-19.

“Untuk Salat Jumat pekan ini masih kami fasilitasi, tapi dengan antisipasi kebersihan yang lebih terjaga. Untuk pekan depan, kita lihat kondisi dulu. Sekiranya aman, Insya Allah akan dilaksanakan lagi Salat Jumatanya,” tuturnya.

Salat Jumat di Kabupaten Tasikmalaya

Masjid Agung Baiturrahman, Kabupaten Tasikmalaya, tetap melaksanakan salat Jumat. Ribuan jemaah melaksanakan salat sunat, mendengarkan khotbah hingga salat Jumat berjamaah bersama.

Mereka tetap khidmat melaksanakan ibadah meski dihantui ketakutan wabah covid -19.
Pihak dewan kemakmuran mesjid Baiturahman bersyukur pemerintah daerah tidak melarang solat jumat. Meskidemikian, untuk antisipasi penyebaran corona proses penyemprotan cairan desinfektan tetap dilakukan hingga karpet mesjid digulung.

“Kami bersyukur pemda tidak melarang salat Jumat, kami tetap menjaga agar wabah ini tidak menyebar dengan semprotkan cairan desinfektan di mesjid sebelum jumatan” ucap KH. Dadang Faruq, Ketua DKM Mesjid Agung Baiturrahman, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pihak DKM mesjid Baiturrahman meyakini dengan kekuatan doa virus covid 19 akan menjauh dari Kabupaten Tasikmalaya. Meski bersyukur masih bisa salat Jumat, jemaah mengaku ketakutan akan wabah corona. Mereka lebih meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga hidup bersih. Jemaah percaya, mesjid tidak akan jadi tempat menularkan virus covid 19.

“Adanya wabah ini jangan malah gak berjamaah harusnya kita menambah ketawaan. jangan panik berlebih tapi jangan menyepelekan juga waspada harus”ucap Burhan, jemaah Jumat.

Khotib menyampaikan khotbah dengan tema kebersihan bisa mencegah virus Covid 19. jemaah diminta menjalankan hidup bersih sesuai dengan perintah agama islam bersuci atau thoharoh.

Sementara itu, Anggota Polres Tasikmalaya Jawa Barat turut andil mengantisipasi corona saat jumatan. Sejumlah petugas medis dan Urdokkes Polres Tasikmalaya melakukan pengecekan suhu tubuh jemaah di sejumlah mesjid jami.

Jemaah yang masuk mesjid diperiksa suhu tubuhnya agar dipastikan aman dari virus Covid 19. Mereka juga diberikan cairan hand sanitizer.

“Kami turunkan tim urdokkes Polres Tasikmalaya untuk cegah corona saat jumatan. Kita berikan hand sanitizer dan pemeriksaan suhu tubuh” ucap AKBP Hendria Lesmana Sik, Kapolres Tasikmalaya.

Source: detik.com

What do you think?

Written by admin

Lawan Corona, Sri Mulyani Pastikan 89 Juta Rakyat Dapat Bantuan Uang

Dua Jenderal Ajak Ramaikan Masjid di Tengah Maraknya Corona