kuburan untuk dangdutan compress88
in

Dangdutan di Kuburan dari Sore hingga Tengah Malam, Sudah Ditegur hingga Videonya Viral

kuburan-untuk-dangdutan.jpg
Dangdutan di Kuburan dari Sore hingga Tengah Malam, Sudah Ditegur hingga Videonya Viral . FOTO Sampah berserakan di area perkuburan di Pancoranmas, Depok, Jawa Barat yang viral gara-gara dijadikan lokasi dangdutan, Kamis (12/3/2020) pagi.

Viral video dangdutan di kuburan hingga tengah malam. Acara dangdutan di makam tersebut ternyata rutin dilakukan seminggu sekali di daerah Pancoranmas, Depok.

Meski sudah ditegur, dangdutan di kuburan tetap digelar hingga tengah malam dan rutin. 

Bahkan, dangdutan yang digelar di makam atau kuburan di Depk tersebut dimulai sejak sore hingga dini hari setiap akhir pekan.

Video viral di media sosial menampilkan pekuburan di Jalan Swadaya, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, dipakai sebagai tempat hiburan dangdut.

Fuad, penjaga makam mengaku telah berulang kali menegur orang-orang yang sepekan sekali dangdutan di pekuburan tersebut.

Namun, teguran tersebut tak pernah digubris. Mereka tetap dangdutan di sana sejak sore hingga dini hari sekali tiap akhir pekan.

“Kita anggap orang-orang gila saja semuanya, enggak usah ditanya-tanya. Jawabnya kadang juga yang tidak-tidak. Saya sudah beberapa kali menegur, tetap (berjalan),” kata Fuad kepada wartawan, Kamis (12/3/2020).

Ia memastikan, orang-orang itu rutin dangdutan sampai menyewa gerobak dangdut keliling.

Menurut Fuad, warga lama-lama mengabaikan mereka dan pilih merelakan separuh malamnya diganggu oleh suara bising dangdut.

“Pokoknya dia mah seenaknya saja, ‘seenak udel’ kalau kata orang Betawi, mah. Tetep cuek saja,” kata Fuad.

Ia tak tahu apakah mereka juga menenggak minuman keras. Namun yang jelas, Fuad sulit mengusir mereka.

“Di pinggir sih sebelah sana. Yang nyanyi ya pasti agak ke dalam, enggak mungkin di jalan, sempit,” kata dia.

“Dari pihak RT sendiri sudah pernah negor, tapi tetap enggak digubris. Susah,” tutup dia.

Sebelumnya, video rekaman dangdutan di area makam diunggah akun Instagram @depok24jam.

Video dangdutan di kuburan itu direkam pada Minggu (8/3/2020).

Pengirim video tersebut merasa terganggu, karena di perkuburan tersebut orangtuanya dimakamkan.

Viral konser dangdut di kuburan

Pentas dangdut di kuburan sedang viral dan heboh di media sosial. Pentas dangdut menggunakan panggung layaknya konser itu terjadi di tengah area makam di Jakarta.

Apa yang sebenarnya terjadi hingga konser dangdut digelar di tengah kuburan?

Video pentas dangdut di kuburan viral di Twitter dan sudah ditonton hingga ribuan kali.

Akun Twitter atas nama Yuwandi, @juriglagu, mengunggah sebuah video yang menunjukkan pertunjukan dangdut di sebuah acara hajatan, yang diselenggarakan di area pemakaman.

Video berdurasi 1 menit 24 detik itu sudah mendapat ratusan komentar dan di-retweet lebih dari 4.000 kali sejak diunggah pada Sabtu (9/9/2018).

Terlihat sekelompok grup musik dangdut, yang terdiri dari pemain organ, kendang, seruling dan seorang biduan, membawakan lagu di atas panggung yang berhadapan langsung dengan petak-petak pemakaman.

Dua buah speaker besar pun terpasang di samping kanan dan kiri panggung, semakin memeriahkan suasana.

Namun, kebanyakan warganet justru menanggapi hal itu sebagai sebuah lelucon.

Hal itu ditunjukkan dari beragam respons yang tertulis di kolom komentar.

Misalnya, komentar dari akun @nechrophobed.

“Asal-usul setan budeg,” tulisnya. Di bawahnya, ada pula komentar dari @wyloxyloto.

“Terlihat para pocong sedang moshing. Kuntilanak goyang, gendruwo grepe-grepe pinggangnya,” tulisnya.

Berdasarkan hasil penelusuran Kompas.com, pesta di sekitar area pemakaman itu benar-benar terjadi di sebuah TPU di Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada Minggu (8/9/2018).

Berdasarkan keterangan dari salah satu anggota grup dangdut Bofita Entertainment, Boih, pertunjukan dangdut yang dibawakan oleh kelompoknya berlangsung sejak sore hingga tengah malam.

“Sampai malam doang, dari siang sampai malem. Saya main hampir 14.30. Biasa saya main di kampung kan pukul 14.00, 14.30 sudah mulai, kalau main siang. Dari pukul 20.00 sampai pukul 24.00, titik, pulang,” kata Boih saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (10/9/2018).

Tak masalah

konser dangdut di kuburan 20180910 145345
Pesta tasyakuran khitanan di Pondok Kelapa, Minggu (8/9/2018), diselenggarakan di sekitar area pemakaman kampung.(Twitter @juriglagu)

Boih dan rekan-rekannya mengaku tidak mempermasalahkan lokasi yang disediakan tuan rumah untuk kelompoknya tampil.

“Ya kalau kami kan memang karena dipanggil, ya kami main saja, enggak ada masalah sih buat saya, selama kami aman,” ujar Boih.

“Selama bayarannya sudah rapi, enggak ada masalah,” tutur pentolan grup dangdut asal Cibubur itu.

Acara hajatan itu merupakan pesta syukuran khitanan seorang warga di Pondok Kelapa yang kediamannya berada di sekitar area pemakaman.

Boih pun mengakui ketidaktersediaan lahan di menyebabkan panggung dan tenda didirikan sangat dekat dengan pemakaman.

“Sebenarnya kalau posisi dangdutnya enggak di makam, cuma di samping. Memang pas batas saja, memang benar. Pas batas nisan. Orang tempatnya enggak ada,” kata Boih.

Tersebar luas

Boih mengaku tidak ada komentar dari warga mengenai tempat penyelenggaraan pesta di area pemakaman.

“Ya iya yang menonton di depan panggung. Ada yang di samping, ada yang di depan panggung. Tapi enggak ada yang komentar apa-apa kok. Asyik saja orang-orang, kondangan biasa di kampung, lah,” ujar Boih.

Video yang beredar di Twitter, diakui Boih bukan berasal dari dirinya.

Ia pun kaget mengetahui kejadian itu tersebar secara luas.

Meski begitu, dia merasa tidak keberatan karena tidak memiliki pengaruh apa-apa terhadap kelompok musiknya.

“Mungkin ya, bagaimana ya, itu sebenarnya cuma iseng-iseng saja, zaman sekarang, lah. Jadi kalau menurut saya sih enggak ada pengaruh apa-apa kok. Enggak keberatan,” kata Boih.

“Orang mah sekarang bukan takut sama kuburan, kuburan takut sama orang,” tutur Boih sambil tertawa.

Tak layak

Sarana umum dan fasilitas publik yang digunakan untuk hajatan memang masih kerap kali terjadi di masyarakat.

Bahkan, saat ini masyarakat bersikap permisif jika ada pesta pernikahan yang digelar di jalan raya, yang menyebabkan jalan itu ditutup dan tak bisa digunakan publik.

Selain itu, sejumlah video viral juga memperlihatkan hajatan di sarana publik yang tak umum digunakan.

Misalnya, saat ada pesta pernikahan yang digelar di jalan kereta api, meski jalur itu tak lagi digunakan.

Mengenai pesta hajatan di pemakaman, sosiolog dari Universitas Gadjah Mada, Sunyoto Usman menilai bahwa hal seperti ini tidak layak dilakukan.

“Dalam masyarakat kita makam masih dihormati. Sebaiknya dihindari. Kalau dibiarkan justru dianggap benar,” ujar Usman saat dimintai pendapat oleh Kompas.com, Senin siang.

Source: Kompas.com 

What do you think?

Written by admin

received 1476657552497828 compress87

Yang Datang Kadang Tidak Sesuai Dengan yang Diharapkan, Tapi Dibalik Itu Semua Tuhan Memiliki Rencana Indah

pernikahan 20180902 173431 1 compress39

Pesta Nikah Diobrak-abrik Mantan hingga Pengantin Pingsan, Warga Ungkap Fakta Mengejutkan