in

Kerja Keras Itu Perlu, tapi Jangan Lupa Luangkan Waktu untuk Membahagiakan Dirimu

Bekerja merupakan bentuk aktivitas yang melibatkan kesadaran manusia untuk mencapai hasil yang sesuai dengan harapan. Bekerja untuk mencukupi hidup dan sarana mewujudkan impian.

Kamu yang multitasking biasa mengerjakan beberapa pekerjaan di waktu yang sama, Tak jarang kamu terjebak dalam kesibukan yang menyita waktumu.

Sejatinya sesibuk apapun pekerjaan, ingatlah bahwa kita bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja. Wajib untukmu menyeimbangkan antara urusan kerja dan kehidupan pribadimu. Perasaan sibuk tentu hanyalah sugestimu melihat begitu banyak yang belum terselesaikan.

Awalnya kamu berkata terpaksa, tapi lama-lama kamu menikmatinya. Pekerjaan selalu datang tanpa henti, kamu membutuhkan itu untuk melanjutkan hidup dan memenuhi kebutuhan.

Tapi beberapa kali aku tahu, beberapa pekerjaan yang kamu kerjakan bukan bagian tanggung jawabmu. Membantu temanmu, jika itu menyita waktu hingga kesehatanmu terganggu, kamu tidak perlu sedermawan itu.Advertisement

Manajemen waktu itu perlu setidaknya untuk tubuhmu. Kesehatanmu yang terpenting, saat tubuhmu bugar, kamu mudah untuk menyelesaikan semua kewajibanmu. Bila pekerjaanmu terasa berat, kamu perlu temukan solusinya. Bagilah pekerjaanmu sesuai deadline penyelesaian  dan pisahkan mana yang lebih mudah untuk kamu selesaikan terlebih dulu dengan manajemen waktu.

Untuk kamu yang hampir tidak pernah pulang tepat waktu dengan segala pekerjaanmu, bekerja hingga larut, dan akhir pekanpun masih disibukkan dengan pekerjaanmu. Lagi pula bukan hanya pekerjaanmu yang berhak atasmu, tapi juga aku. Waktumu berarti untukku, setelah sehari kita sama-sama bekerja, saat malam hari aku ingin berbincang denganmu.

Sesederhana berbagi cerita apa saja yang telah kita lewati hari ini, apa yang kita temui di jalan tadi. Bukan disuguhi wajah lelah, suara berat dan tubuh letihmu saat pulang kerja melebihi jadwalnya. Tidak harus berjam-jam, berbincang sebentar sudah sangat membuatku senang.Advertisement

Sesuka dan sebahagia apapun kamu saat bekerja, kamu tetaplah manusia biasa yang harus pandai menjaga kondisi. Kamu sendiri tidak tahu secepat apa kamu menyelesaikan pekerjaanmu.

Kamu menerima dan selalu berkata “Ya” untuk pekerjaan yang bahkan itu bukan tugasmu, padahal kerjaanmu sebelumnya juga belum selesai. Kalau itu di luar kapasitasmu, tak usah ragu untuk menolaknya terlebih jika alasanmu memang tepat.

Impian kita memang banyak, tapi salahkah jika aku cerewet memastikan kamu selalu baik-baik saja. Aku cemas, cemasku di luar perkiraanmu. Cemasku karena begitu menyayangimu.

Kamu terjebak rutinitas lantaran terlalu fokus bekerja demi pencapaian materi, lupa memperbaiki diri dan melewatkan moment berharga yang kelak setelah tua akan kamu sesali.

Luangkan waktu untuk membahagiakan diri sendiri. Kerja keras itu perlu, kamu berhak akan hidupmu dan tiap hal yang ingin kamu jalani. Utamakan bahagiamu, semua orang tidak dapat kamu bahagiakan bersamaan, dan perlakukan dirimu sebaik kamu mampu.

Mencintai dirimu itu perlu dan tidak egois. Dengarkan tubuhmu dan gunakan rasionalmu. Perlakukan tubuhmu sendiri istimewa. Pastikan kebutuhan fisik, emosional dan spiritualmu tercukupi.

Source: hipwee.com

Promot Content

What do you think?

Written by admin

Saat Rasanya Ingin Menyerah, Ingatlah Usaha dan Doa Tak Akan Mengkhianati Pada Akhirnya

Lahir Hanya Memiliki Satu Kaki, Anak yatim ini Harus Melompat Lompat Untuk Pergi ke Sekolah Demi Menggapai Cita-Citanya