in

Sebar Isu Hoax Penculikan Anak, Seorang IRT ditahan Polres Ternate

Hati-hati bagi masyarakat Kota Ternate khususnya dan provinsi Maluku Utara (Malut) umumnya, dalam menyebarkan informasi yang menyebabkan keresahan masyarakat. Salah satunya tentang penculikan anak yang saat ini lagi marak terjadi.Pasalnya, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kelurahan Bula, kecamatan Ternate Barat, berinisial HO diamankan aparat Kepolisian dari Polres Ternate, karena menyebarkan informasi hoax di media sosial (Medsos) facebook tentang penculikan anak yang terjadi di kelurahan tersebut.Berikur hasil postingannya di akun facebook miliknya: ”Ya allah kejadian malam ini di Kelurahan Bula sekitar lepas Isya pukul 20.00 WIT dong (mereka) mau pencuri saya pe keponakan (keponakan saya) laki-laki umur sekitar 8 tahun tapi alhamdulillah ponakan saya bataria (berteriak) minta tolong langsung pelaku lari, warga Bula dan Tobololo keluar dusu (kejar) pelaku tapi tar baku riki dia lari iko pante (tapi tidak dapat karena dia lari ikut pantai) menuju Kulaba, orang Kulaba yang lihat muka baru kong keluar iko pante tu tolong (orang Kulaba yang lihat wajah baru keluar dari pantai) tahan karena dia itu yang mau pencuri saya pe keponakan (keponakan saya)”.“Harap ibu-ibu dengan bapak-bapak punya anak-anak itu waspada bae-bae (baik-baik), semoga pelaku itu capat dapat tangkap biar orang-orang tar kwatir (tidak khawatir) dengan dong pe anak-anak (anak-anak mereka). Hai pelaku jangan pikir tinggal di belakang gunung kong ngna (lalu kamu) berkesempatan buat pencuri anak -anak itu ngna (kamu) cari mati mas bro, pencuri pala kambing dengan kotak amal saja orang pukul sampai hampir mati, apalagi pencuri orang pe anak-anak (anak orang)”.Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda kepada indotimur.com mengatakan, untuk kejadian yang terjadi beberapa minggu ini terkait informasi penculikan anak yang diposting melalui media sosial baik facebook maupun di bagikan ke grup-grup whatsapp itu tidak benar.“Nyatanya dari informasi tersebut yang telah diposting oleh salah satu akun facebook atas nama HO pada beberapa waktu lalu, langsung dilakukan patroli cyber crime oleh Satuan Reserse Kriminal Umum (Satreskrim) Polres Ternate dan berhasil menemukan yang bersangkutan sehingga langsung diamankan ke kantor Polres Ternate,” jelas Kapolres.Kata Kapolres, dari postingan tersebut anggota langsung melakukan tindakan karena sudah meresahkan warga. Pada saat itu juga langsung melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan terkait dengan postinganya di facebook.Padahal dari hasil pemeriksaan, kata Kapolres, terhadap yang bersangkutan dirinya mengaku informasi yang dia posting tidak betul alias hoax, dari situ anggota langsung melakukan laporan surat pernyatan terhadap yang bersangkutan.“Yang bersangkutan sementara kami tahan sebagai tahanan wajib lapor seminggu sekali,” kata Kapolres kepada indotimur.com pada Rabu (22/1/2020).Orang nomor satu di Polres Ternate ini menyampaikan, untuk sementara yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai tersangka, namun wajib lapor, karena dirinya sudah meminta maaf di media soscial.“Saya berharap kepada masyarakat yang belum jelas kejadianya, maka tolong jangan mudah disebarkan dimana-mana karena itu dapat meresahkan masyarakat, lebih baik informasikan langsung ke petugas kepolisian yang terdekat agar segera ditindak lanjuti, sehingga petugas langsung mengecek apakah informasi itu benar atau tidak jangan langsung disebar melalui grup whatsapp, maka jika diproses dialah yang kena,” ujar Kapolres. Kapolres berharap, kepada masyarakat jangan mudah percaya informasi yang belum tentu benar, segeralah melaporkan ke petugas terdekat kalau ada informasi seperti itu jangan langsung percya dan diinformasikan ke media social

Sumber: Indotimur.com

Promot Content

What do you think?

Written by admin

Jangan Ngaku Anak Motor Kalau Tidak Tahu 8 Istilah Ini

Kemungkinan Kenaikan Tarif Listrik Tahun Ini, PT PLN tak membantah