5ea28526616bc
in

Komet Atlas, Lintang Kemukus yang Telah Betas di Tengah Pandemi Corona

Ikhtisar.net – Sebuah komet yang seharusnya cukup terang hadir di langit malam kita saat ini. Banyak yang berprasangka terhadapnya. Mengingat kesan yang ditorehkan ketampakan bintang berekor dalam simpul–simpul benak manusia sepanjang sejarah peradaban.

Apalagi dunia sedang bergelut menghadapi pandemi penyakit Covid–19 dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kalangan apokaliptik segera menganggapnya sebagai sebuah pertanda dari langit, peneguhan terjadinya bencana. Apa lacur, bintang berekor tersebut kini meredup dan kian redup setelah betas. Pecah menjadi empat kepingan besar yang masing–masing melaju sendiri–sendiri di jalurnya.

Pembetasan itu masih terus berlangsung dan bakal membuat komet kian hancur lebur laksana adonan yang lebih lembut dari bubur.

Komet Atlas (C/2019 Y4) pertama kali menampakkan wajahnya ke umat manusia pada 28 Desember 2019, di waktu yang sama dengan mulai merebaknya virus SARS–CoV–2 penyebab penyakit Covid–19 di propinsi Hubei (Republik Rakyat Tiongkok).

Kesamaan ini, yang sesungguhnya hanyalah kebetulan, menjadikan sang komet sering kali dikait–kaitkan dengan wabah penyakit itu.

Adalah sistem penyigian langit robotik ATLAS (Asteroid Terestrial–impact Last Alert System) dengan senjata teleskop pemantul 50 cm di Observatorium Gunung Mauna Loa, Hawaii (Amerika Serikat) yang pertama kali mendeteksi komet ini.

Kala menjalankan rutinitasnya melacak jejak asteroid–asteroid dekat–Bumi berukuran kecil yang belum pernah dikenal, mata tajam ATLAS menangkap bintik cahaya baur redup khas komet di arah gugusan bintang Beruang Besar (Ursa Mayor).

Bintik itu adalah komet yang tak dikenal sebelumnya. Ia demikian redup dengan magnitudo +19,6 sehingga 175 kali lebih redup ketimbang planet–kerdil Pluto.

Mengikuti konvensi astronomi, komet tak dikenal ini selanjutnya dinamakan komet Atlas sesuai dengan nama sistem yang pertama kali mendeteksinya. Namun berdasarkan konvensi IAU, komet baru ini mendapatkan kode C/2019 Y4. Sehingga lengkapnya menyandang nama Komet Atlas (C/2019 Y4).

Halaman: First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

Rekomendasi

What do you think?

Written by admin

769361444

Venus Bersinar Terang di Langit Malam Beberapa Hari Terakhir, Ada Pertanda ????

5eab96a3208b0 compress2

Prihatin! Satu Keluarga Jalani Karantina di Hutan Karena Ditolak Warga